Friday, September 9, 2011

hari ini... manakala esok...


Hari ini, kita masih sihat,
Esok, belum tentu lagi.

Hari ini, kita bisa melihat,
Esok, mungkin kita bisa jadi buta.

Hari ini, kita bisa mendengar,
Esok, mungkin kita jadi pekak.

Hari ini, kita bisa menghidu,
Esok, mungkin kita hanya bisa bernafas melalui mulut.

Hari ini, kita bisa makan dan merasa,
Esok, mungkin kita kelaparan atau tanpa deria rasa.


Hari ini, mungkin kita bisa minum sepuas-puasnya,
Esok, mungkin kita berdahaga, kekurangan air.


Hari ini, kita bisa makeup - makeup, untuk diperlihatkan manusia di luar sana,
Esok, kita berjerawat, atau dikelar muka, atau disimbah asid.

Hari ini, kita bisa pakai skirt pendek, untuk memperlihatkan betapa cantiknya kaki kita,
Esok, mungkin kaki kita dipotong akibat kemalangan.

Hari ini, kita bisa mendandan rambut cantik-cantik, dan tidak ditutupi dengan tudung,
Esok, mungkin ia beruban, luruh, berkelimumur atau terbakar.

Hari ini, kita bisa pakai baju ketat-ketat, tanpa lengan, nampak pusat,
Esok, mungkin kita dibakar sehingga 3rd degree burn.

Hari ini, kita bisa melakukan apa sahaja yang kita suka,
Namun, esok, mungkin kita tidak akan bertemu lagi.

Dan apabila dikatakan kepadanya:""Bertakwalah kepada Allah"", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahanam. Dan sungguh neraka Jahanam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya. (Al-Baqarah 2: Ayat 206)


Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan janganlah kamu sekutukan Dia dengan sesuatu apa jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu bapa dan kaum kerabat dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin dan jiran tetangga yang dekat dan jiran tetangga yang jauh dan rakan sejawat dan orang musafir yang terlantar dan juga hamba yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang sombong takbur dan membangga-banggakan diri.
(Surah An-Nisa' 4: Ayat 36)
 




No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...