Thursday, May 7, 2026

Mina - simulasi akhirat, versi dunia

Ramai yang sangka, Mina itu hanya sekadar tempat mabit dan melempar batu di jamrah. Sedangkan, Mina adalah sebuah tempat latihan mental yang paling berat sepanjang haji. 



1) Mina hanya 'hidup' beberapa hari dalam setahun. Di luar musim haji, Mina merupakan tempat yang nyaris kosong. Khemah-khemah putih itu bukan kota tetap, tetapi, kota sementara yang terbesar di dunia, yang hanya dihuni dalam +-5 hari. Setelah itu, ia kembali sunyi. Satu situasi yang mengajarkan bahawa hidup ini juga sementara. 

2) Di mina, status sosial hilang, tidak dipandang. Tiada bilik persendirian, tiada katil yang empuk, tiada ruang yang eksklusif. Semuanya tidur beralaskan karpet nipis, bersesak-sesak di dalam kemah, panas dan cukup memenatkan. Di sini, kaya-miskin, raja-rakyat, tua-muda semuanya setara, hadir sebagai hamba. 

3) Mina merupakan tempat yang paling sering menguji emosi jemaah. Keadaan tandas yang berkongsi antara negara, panas yang ekstrem, kelelahan, bersempit-sempit dan suara manusia yang ramai.
Ramai jamaah yang diuji ketika di Mina, bukan ketika tawaf. Kerana hakikat ibadah itu, bukanlah satu ritual, namun, sebaik mana kita mengendalikan diri kita. 

4) Barang-barang yang dibawa ke Mina, adalah seperti beban kehidupan. Semakin banyak barang yang dibawa, semakin berat langkah kita. Tidak kurang jemaah yang akhirnya membuang barang-barangnya, makanan, beg dsbg. Seperti hidup, yang tidak perlu dibawa, namun tetap dipaksa, ia hanya akan menyeksa. 

5) Mina merupakan simulasi akhirat, versi dunia. Berjalan bersama juataan orang, menuju arah yang sama, tujuan yang sama, tanpa tahu siapa di hadapan mahupun di belakang. Yang membezakan bukan pangkat mahupun jawatan, namun, hanya kesabaran dan ketaatan. 

6) Mabit di Mina, bukan soal tidur, tetapi hadir. Ramai menyangka, mabit harus tidur. Namun, yang lebih utama adalah kehadiran kita di situ, dan niat untuk taat, walaupun hanya sebentar. 

Mina mengajar kita, satu hal yang penting: 
Allah tidak memandang senyaman mana kita berada di Mina, namun, Allah melihat kesungguhan kita untuk tetap taat, walaupun dalam keadaan yang tidak nyaman. 

untuk kebaikan, harus Ikhlas dan nekad ^.^, - daie_soleh & hanifmarwa -

Monday, November 3, 2025

How to calm your heart

There are so many sadness, so many fears that are always hitting your heart, one way or the other. Slamming you from right and left, this way and that way. It feels like a violent oceans inside each and everyone of us. 


Even if we look normal on the outside, there's a lot going on inside. We all know that there's a lot of struggle that we are handling all at the same time. So, how do we take this violent ocean? The struggle of the heart. The constant feeling of uneasiness, always angry or feeling anxious of something. 

Knowing that you are withholding your anger, you are withholding your sadness or maybe you are not holding it but having an outburst. How do you take these things that are making you always experiencing an earthquake or a tsunami even? How do you calm it down? 

Allah said in the Al Quran, Surah Ar Ra'd:23:
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ ٢٨

those who believe and whose hearts find comfort in the remembrance of Allah. Surely in the remembrance of Allah do hearts find comfort.

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

So, to calm that turbulence, remember Allah swt. 
And how do you do that? 

Surah Al Muzammil. 

When you feel stress over work or house chores or even our children's behaviour. - Surah Al Muzzamil 

When you feel that you somehow lost connection with Allah swt. Even when performing prayer. - Surah Al Muzzammil 

When you feel that you are lost or don't feel your heart anymore - Surah Al Muzzammil 

When you feel that all the psychological, emotional and spiritual problem coming crashing to you in every moment, Allah swt is offering the solution to them. 

Surah Al Muzzammil: 2-4 
قُمِ ٱلَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًۭا ٢ 
Stand all night ˹in prayer˺ except a little—
(bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya),)

نِّصْفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا ٣
˹pray˺ half the night, or a little less,
((yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.)

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا ٤
or a little more—and recite the Quran ˹properly˺ in a measured way.
(atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur`ān itu dengan perlahan-lahan.)




untuk kebaikan, harus Ikhlas dan nekad ^.^, - daie_soleh & hanifmarwa -
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...